Walimurid Gruduk SMPN 12 Tamsel

Walimurid Gruduk SMPN 12 Tamsel

Walimurid Gruduk SMPN 12 Tamsel

Pemandangan berbeda terlihat di SMPN 12 Tambun selatan

(Tamsel) pada hari pertama masuk sekolah kemarin. Puluhan warga Desa Mekarsari yang tinggal di Perumahan Kompas Tambun Selatan mendatangi sekolah tersebut. Mereka bukan ingin mengantarkan anaknya ke sekolah, tapi mempertanyakan nasib anaknya.

Ya, mereka memprotes karena anaknya tidak diterima di sekolah tersebut melalui jalur lingkungan.Lantaran belum mendapat keputusan, akibatnya calon siswa dari orang tua tersebut tidak bersekolah di hari pertama.

Lukito (56), salah seoramg pengurus RW di Perumahan Kompas Tambun

Selatan mengatakan, pihak sekolah seharusnya menerima calon siswa dari jalur lingkungan. Terlebih SMPN 12 dibangun di atas lahan fasos fasum.“Ada sekitar 36 anak yang tidak diterima di SMPN 12 Tambun Selatan,” katanya.

Warga setempat semakin heran dengan pihak sekolah yang enggan menerima murid dari jalur lingkungan. Karena di tahun sebelumnya sekolah tersebut meluluskan siswa dari 9 rombongan belajar (Rombel). Sementara saat ini hanya menerima siswa untuk 6 rombel.

“Berdasarkan kuota, anak warga bisa masuk sekolah. Namun pihak sekolah

beralasan karena sistemnya tidak bisa.Kami mengusulkan agar saat PPDB, warga bisa diakomodir oleh sekolah,” lanjutnya.

Sementara kepala SMPN 12 Tambun Selatan enggan dimintai keterangan terkait keinginan warga tersebut.

 

Sumber :

https://ruangseni.com/