Mengenal Lebih Dekat Gejala dan Penanganan TBC

Mengenal Lebih Dekat Gejala dan Penanganan TBC

Mengenal Lebih Dekat Gejala dan Penanganan TBC

Tuberkulosis merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan kuman

Mycobacterium Tuberculosis. Kuman tersebut menyerang tubuh manusia, terutama paru-paru. Hal itu disampaikan Dokter Spesialis Penyakit Dalam (Sp.PD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Rezasyah dalam materinya mengenai TBC, pada acara “Talkshow Penanggulangan Tuberkulosis TOSS TBC”, di Gedung Sate, Jln. Diponegoro No. 22, Kota Bandung, Senin (8/4/2019).

Gejala yang ditimbulkan penyakit menular ini, di antaranya batuk berdahak yang tak berkesudahan selama dua minggu. Bahkan, hingga mengeluarkan darah apabila penyakitnya  telah meningkat serta penurunan berat badan secara drastis. “Namun perlu digarisbawahi, penyakit ini bukan penyakit keturunan, kutukan, dan guna-guna,” tegasnya.

Sementara itu, TBC memiliki berbagai macam jenis. Salah satunya, TBC resisten

obat (TB RO). Ini menunjukkan bahwa bakteri yang menyerang tubuh manusia tersebut telah kebal obat sehingga sang penderita harus melewati berbagai pengobatan selama 9 hingga 24 bulan.

“Penularan penyakit TBC sangat rentan melalui udara. Sumber percikan dapat timbul dari dahak penderita saat penderita berbicara, bersin, dan batuk. Maka dari itu, penderita harus bisa menjaga lingkungan di sekitarnya. Seperti, menggunakan masker untuk mencegah penularan kepada orang lain,” sarannya.

Selain itu, disarankan kepada penderita untuk mengikuti gaya hidup sehat guna mencegah TBC.

Di antaranya, memakan makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, membuka jendela rumah agar cukup mendapat sinar matahari dan udara segar serta menjemur alas tidur agar tidak lembab.

“Selanjutnya, untuk mencegah terjadinya TBC bisa diiberi suntikan vaksin bagi anak di bawah usia 5 tahun. Ditambah olahraga teratur dan tidak merokok,” tutupnya.***

 

Sumber :

https://daftarpaket.co.id/