Dekan Pertanian Unisri: Peluang Kerja di Bidang Pertanian Terbuka Lebar

Dekan Pertanian Unisri: Peluang Kerja di Bidang Pertanian Terbuka Lebar

Dekan Pertanian Unisri Peluang Kerja di Bidang Pertanian Terbuka Lebar

Untuk memotivasi dan membekali pengetahuan serta ketrampilan memasuki dunia kerja di bidang pertanian, Fakultas Pertanian Prodi Agroteknologi, Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, menggelar kuliah umum.

Kuliah yang mengangkat tema “Peningkatan Pendidikan Pertanian Untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan” itu digelar Sabtu (22/12/2018).

Hadir menjadi narasumber Dr. Ir. Eko Murniyanto, MS, dosen Fakultas

Pertanian Universitas Trunojoyo Madura yang juga alumni Fakultas Pertanian Unisri tahun 1985.

Ketua penyelenggara, Dr. Hj. Dewi Ratna Nurhayati, MP menjelaskan, kuliah tamu merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap semester, menghadirkan narasumber kalangan akademisi dan praktisi bidang pertanian.
Baca Juga : KKN Unisri Kecamatan Jatiyoso Gelar Expo Jajan Kuliner Tradisional

“Kuliah umum kali ini sengaja mengundang alumni fakultas pertanian angkatan pertama untuk memberikan motivasi kepada adik-adik kelas agar semangat dalam perkuliahan,” paparnya.

Kuliah tamu diikuti 110 mahasiwa, berlangsung di ruang sidang Unisri, lantai 3, dibuka Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Siswadi, MP, mengajak para mahasiswa untuk selalu optimis menghadapi masa depan.

“Selama manusia masih makan olah pertanian, bukan plastik, maja prospek kerja

bidang pertanian sangat cerah. Profesi kita sangat dibutuhkan masyarakat dunia. Ada prediksi pada tahun 2040 siapa yang menguasai pangan, dia yang akan menguasai dunia,” tuturnya.
Baca Juga : Inovasi E- Money SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Jadi Daya Pikat Studi Banding Forum Kepala Sekolah Bekasi

Lebih lanjut, Siswadi, berharap agar mahasiswa pertanian Unisri bisa menjadi pelopor perubahan dibidang pertanian dan selalu mengembangkan diri dan kreativitas, dengan melaksanakan 3 B, berencana, berusaha dan berdoa.

Sementara itu, Eko Murniyanto, saat penyampaian materi mengajak mahasiswa untuk tidak minder menjadi mahasiswa pertanian. Stigma mahasiswa pertanian selalu bergelut dengan lumpur, dekat dengan kemiskinan, dan kotor harus dihilangkan.
Baca Juga : Sambut HUT ke-74, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Adakan Berbagai Lomba

“Jangan malu menjadi mahasiswa pertanian. Bidang pertanian saat ini tidak bisa

dilepaskan dengan perkembangan tehnologi modern. Maka ikuti dan pelajari terus perkembangan tehnologi. Pertanian saat ini sudah menggunakan mesin modern. Untuk pemetaan perkebunan tembakau, teh dan sejenisnya, cukup dipantau dari kantor menggunakan drone, ” ungkapnya.

Pada akhir sesi kuliah tamu dekan Fakuktas Pertanian, Ir. Siswadi, MP, menyerahkan vandel dan sertifikat penghargaan kepada narasumber, Dr. Eko Murniyanto, MP.

 

Sumber :

https://balad.org/sejarah-tari-barong-bali/