Baru 50 Persen Guru di Maluku Ikut Pelatihan Kurikulum 2013

Baru 50 Persen Guru di Maluku Ikut Pelatihan Kurikulum 2013

Baru 50 Persen Guru di Maluku Ikut Pelatihan Kurikulum 2013

Sekretaris Dinas Dikpora Provinsi Maluku Drs. Hadi Sulaiman, M.Si

Sabtu (8/11), menutup dengan resmi Bimtek Pendampingan Kurikulum 2013 yang berlangsung di Hotel Amans 6 hingga 8 Nopember 2014.

Sulaiman mengingatkan, karena begitu pentingnya kurikulum 2013 maka sesungguhnya produk ini bukan saja guna kepentingan pendidikan, namun sudah menjadi suatu kebijakan dan program pemerintah.

Kurikulum 2013 tidak hanya untuk menyiapkan dan membangun secara personal strategis aspek sikap pengetahuan dan keterampilan, melainkan lebih dari itu kurikulum ini disiapkan untuk membangun masyarakat dan peradapan. Dengan begitu Indonesia akan menjadi bangsa yang efektif dalam menangkal 3 penyakit sosial seperti; kemiskinan, ketidak tahuan dan keterbelakangan peradaban.

K 2013 juga mengisyaratkan, betapa pentingnya pendidikan karakter dalam rangka

membentuk insan yang bermartabat serta berwawasan. Untuk itu kondisi aktual hampir terasa bersaing terutama terkait dengan seksual, yang menghinggapi beberapa anak-anak peserta didik dan juga sudah menyerap sampai ketingkat SD dan SMP.

Ini menjadi suatu keprihatianan kita dalam potret pendidikan disaat ini, karena setiap mata pelajaran belum tetntu memberikan kontribusi terhadap sikap pengetahuan dan ketrampilan.
K 2013 menjadi tanggung jawab semua pihak terutama para guru dan kepala sekolah dalam implementasi pendidikan,ā€¯tuturnya.

Diharapkan, ke 184 guru dan kepala sekolah SD dan SMP dari 11 kabupaten kota

yang sudah selesai mengikuti seluruh materi Bimtek Pandampingan K 2013, dapat memahami tapi juga diterapkan secara baik terutama mereka yang berada di daerah-daerah dan sekolah-sekolah sasaran

 

Sumber :

https://samarindatv.co.id/sejarah-danau-toba/